malam ini , aku sedikit memikirkan bagaimana maksud sikapmu. seseorang yang dari dulu aku percayai menjadi teman dekat ku tiba tiba menjadi seseorang yang sangat dingin dikelas. kita selalu menceritakan tentang hal apapun yang kita rasakan terkecuali untuk masalah perasaan paling tidak hanya kamu yang menceritakan karena aku rasa aku belum sanggup untuk menceritakannya padamu dan satu lagi adalah masalah pribadi yang jelas.
beberapa minggu yang lalu tepatnya pada saat mid semester memang ada sedikit problem antara kita. karena aku kesal , aku kesal denganmu yang selalu menunjukan sikap ketidak perdulian denganku . semua pertanyaan mu aku berusaha untuk selalu menjawab tapi ketika aku hanya menanyakan tentang suatu hal yang bisa kamu jelaskan dan kamu tahu bagaimana caranya kamu tidak mau memberitahuku apa susahya menjelaskan toh kalau diberitahu pelan pelan juga pasti ngertikan tidak dengan jawaban " males ah susah jelasinnya "
harusnya kamu mengerti kalau kebanyakan wanita adalah type orang yang gampang bawa perasaan , mungkin kamu dengan mudah menganggap sepele ketika berbicara seperti itu tapi kamu tidak pernah tahu bagaimana aku memikirkan kata kata itu sepanjang ujian dan ketika dikelas kita seolah tak kenal , kita seolah tak pernah bertemu , bahkan layaknya orang asing walau kita duduk bersebelahan :) tidak ada lagi kamu yang sealu menanyakan tentang tugas setiap harinya , tidak ada lagi kamu yang selalu membuat lelucon pada saat guru sedang ada jam, tidak ada lagi kamu yang selalu ribet nyatet disaat aku mengerjakan dan tidak ada lagi momen kita menyanyi bersama sama
mulai detik ini kamu hanya berbicara,bercanda,menanyakan tugas kepada teman temanku yang lain , tidak dengan aku. bahkan kamu menjauh sejauh jauhnya dari dimana posisi ku berada . aku sadar sikap kamu yang menjauhiku itu sampai kamu bahkan mengeluarkan diri dari kelompok kita yang entah apa penyebanya tapi sampai saat ini aku masih menduga itu semua karena ada aku di kelompok itu.seharusnya tidak selabil itu , seharusnya kamu sadar tidak hanya aku yang ada didalam kelompok itu , ada banyak teman kita yang lainnya , kasihan mereka kalau misalakan salah satu mengundurkan diri disaat semuanya sudah diujung jalan .
mugkin aku terlihat tidak perduli mungkin aku terlihat masih sangat kesal denganmu dan seolah olah aku marah besar dengan semuanya , tapi ketahuilah aku tidak bisa untuk tidak seperduli itu , aku masih suka memikirkan semuanya , aku masih suka diam diam mendengerkan lagu yang kamu nyanyikan , aku masih suka diam diam memperhatiakn sikapmu , aku masih suka diam diam mengambil foto bersamamu dengan kamu ada dibelakangku, tapi tidak dengan aku jatuh cinta diam diam ya hehehe , rasaku utuh untuk persahabatan dengamu tidak ada sedikitpun rasa cinta ,aku masih suka menganggap bahwa semuanya dalam keadaan baik baik saja walau pada kenyatannya semua sudah berbanding terbalik
entah bagaimana ujungnya , entah bagaimana baiknya yang jelas aku sadar bahwa dalam islam menegaskan jika berdiam diaman dalam waktu lebih dari 3 hari itu dosa . tapi aku tidak mugkin memulai karena masih ada sedikit rasa kesalku tapi aku juga tidak ingin terus berada di posisi ini yang membuat rugi teman teman kelompok ku yang lainnya karena sikap ke tidak profesionalan ini , bismillah Allah memberikan petunjuk semoga kita menanggapinya dewasa.
"bagaimana mungkin kamu mengucapkan
selamat tinggal kepada seseorang yang
tidak pernah memperdulikanmu? "
"kenapa tetes air mata ini berani jatuh
demi seseorang yang tidak pernah
memperdulikanmu?"
"kenapa kamu menginginkan sebuah
persahabatann dengan seorang yang
tidak memperdulikanmu?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar