Rabu, 07 Oktober 2015

adam itu masih ada dalam hati

7 hari setelah kita lost contact , cuaca tangerang pada malam ini membuatku kehilangan gairah untuk membaca buku pelajaran yang akan menjadi mata pelajaran pada ulanganku besok . mata ku berhadapan dengan monitor laptop dikamar tidurku , membuka sosial media yang aku punya dan melihatnya secara bergantian hanya itu yang aku lakukan . ketika membuka blogger dalam sekejap pikiranku langsung teringat pada sosok adam itu

rasa itu perlahan mulai hilang dan kini yang aku takutkan ketika aku sudah benar benar menghilangkan semua itu , waktu akan mempertemukan kita , mempertemukan kita secara ketidak sengajaan di suatu tempat yang akan merusak semua usahaku untuk melupakanmu , dengan begitu aku bukan tidak berharap untuk tidak akan bisa bertemu dengamu tapi aku hanya takut rasa itu hadir kembali setelah aku melihat mu , melihat sosok libra yang aku yakini memiliki karisma yang kuat untuk menarik hatiku. aku mulai belajar melupakanmu dengan cara yang mudah , membalas chat pria pria yang sebenarnya tidak menarik bagiku

aku hilang arah untuk mencari tentangmu karena walau bagaimanapun aku ingin mengetahui bagaimana kabar adamku disana , aku mencoba mencari nama seorang temanmu di sosial media yang aku harap dia mengirimkan posting bersamamu namun semua tak ada hasilnya , aku tidak berani mencari lebih semua kabar mu karena aku takut melihat postingan temanmu itu adalah foto kamu bersama hawa lain , yang mungkin akan membuatku kembali bersedih . 

kamu tidak akan pernah tau rasanya jadi aku , jadi orang yang sulit mencari kabarmu. kamu juga tidak akan pernah tau bagaimana rasanya jadi orang yang diam diam menangisimu ketika membaca pesan singkat mu. aku memang bukan wanita cengeng untuk soal asmara , semua teman temanku pun mengetahui aku menutup rapat masalah percintaan hingga aku terkenal dengan sosok yang selalu menyendiri karena bagiku terlalu sulit untuk bercerita kepada orang lain dan aku lebih suka berbagi dengan tulisan lalu berharap kamu membaca dan mengerti semuanya ,memang tangisan yang aku keluarkan untukmu bukan tangisan air mata yang keluar secara langsung tapi tangis hati lebih pedih ketahuilah .

aku paham semua tulisan ku pada blog ini pun tidak akan ada artinya , kamu tidak akan memperdulikan ini , kamu hanya akan menganggapku anak kecil labil yang selalu menggunakan perasaan dalam segala sesuatu dan mempublikasikan hal yang kamu anggap sepele seperti ini . kamu tidak akan berfikir panjang untuk hal ini ,perasaan dan hatimu yang telah mati tak akan pernah mengerti . aku paham aku jauh dari kata tipe hawa idamanmu , astagfirullah perempuan sepertiku yang belum bisa dibilang sholehah ini tidak akan pernah cocok bersanding dengan pria se sholeh kamu, tidak akan pernah dan aku sangat sadar dari sejak awal berkanalan denganmu , hanya bodohnya saja aku terlalu cepat mengulurkan tangan ketika perkenalan kita dulu.

namun izinkan aku untuk tetap menulis semua tentang perasaan ini untukmu , sekali pun nanti ada faseya bukan lagi mencintai kamu melainkan membencimu , aku hanya ingin menenangkan hati dengan sedikit ketikan jemari ku pada blog ini. karena tuhan terlanjur memperkenalkan kita di sini , tuhan telanjur membuat aku mengagumi sosok dirimu namun semua dibatasi dengan kekuranganku yang sangat tidak aku inginkan bila kamu mengetahuinya

ketika aku sempat berfikir bahwa melepasmu pergi bukanlah masalah besar bagiku, aku akan menjalani hidupku seperti biasa seperti pada tulisan yang aku buat sebelumnya bahwa biasaku adalah terus denganmu dan aku mencoba menghilangkan anggapan bahwa biasa dalam ukuranku tidak ada hubungannya dengamu , namun ketika aku sedang mencoba membenarkan anggapan itu mengapa sekarang aku merasa paling kehilangan kamu ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar