Sabtu, 31 Oktober 2015

wanita bisa tampil tidak perduli padahal dia sangat memperhatikanmu

malam ini , aku sedikit memikirkan bagaimana maksud sikapmu. seseorang yang dari dulu aku percayai menjadi teman dekat ku tiba tiba menjadi seseorang yang sangat dingin dikelas. kita selalu menceritakan tentang hal apapun yang kita rasakan terkecuali untuk masalah perasaan paling tidak hanya kamu yang menceritakan karena aku rasa aku belum sanggup untuk menceritakannya padamu dan satu lagi adalah masalah pribadi yang jelas.

beberapa minggu yang lalu tepatnya pada saat mid semester memang ada sedikit problem antara kita. karena aku kesal , aku kesal denganmu yang selalu menunjukan sikap ketidak perdulian denganku . semua pertanyaan mu aku berusaha untuk selalu menjawab tapi ketika aku hanya menanyakan tentang suatu hal yang bisa kamu jelaskan dan kamu tahu bagaimana caranya kamu tidak mau memberitahuku apa susahya menjelaskan toh kalau diberitahu pelan pelan juga pasti ngertikan tidak dengan jawaban " males ah susah jelasinnya " 

harusnya kamu mengerti kalau kebanyakan wanita adalah type orang yang gampang bawa perasaan , mungkin kamu dengan mudah menganggap sepele ketika berbicara seperti itu tapi kamu tidak pernah tahu bagaimana aku memikirkan kata kata itu sepanjang ujian dan ketika dikelas kita seolah tak kenal , kita seolah tak pernah bertemu , bahkan layaknya orang asing walau kita duduk bersebelahan :) tidak ada lagi kamu yang sealu menanyakan tentang tugas setiap harinya , tidak ada lagi kamu yang selalu membuat lelucon pada saat guru sedang ada jam, tidak ada lagi kamu yang selalu ribet nyatet disaat aku mengerjakan dan tidak ada lagi momen kita menyanyi bersama sama

mulai detik ini kamu hanya berbicara,bercanda,menanyakan tugas kepada teman temanku yang lain , tidak dengan aku. bahkan kamu menjauh sejauh jauhnya dari dimana posisi ku berada . aku sadar sikap kamu yang menjauhiku itu sampai kamu bahkan mengeluarkan diri dari kelompok kita yang entah apa penyebanya tapi sampai saat ini aku masih menduga itu semua karena ada aku di kelompok itu.seharusnya tidak selabil itu , seharusnya kamu sadar tidak hanya aku yang ada didalam kelompok itu , ada banyak teman kita yang lainnya , kasihan mereka kalau misalakan salah satu mengundurkan diri disaat semuanya sudah diujung jalan .

mugkin aku terlihat tidak perduli mungkin aku terlihat masih sangat kesal denganmu dan seolah olah aku marah besar dengan semuanya , tapi ketahuilah aku tidak bisa untuk tidak seperduli itu , aku masih suka memikirkan semuanya , aku masih suka diam diam mendengerkan lagu yang kamu nyanyikan , aku masih suka diam diam memperhatiakn sikapmu , aku masih suka diam diam mengambil foto bersamamu dengan kamu ada dibelakangku, tapi tidak dengan aku jatuh cinta diam diam ya hehehe , rasaku utuh untuk persahabatan dengamu tidak ada sedikitpun rasa cinta ,aku masih suka menganggap bahwa semuanya dalam keadaan baik baik saja walau pada kenyatannya semua sudah berbanding terbalik

entah bagaimana ujungnya , entah bagaimana baiknya yang jelas aku sadar bahwa dalam islam menegaskan jika berdiam diaman dalam waktu lebih dari 3 hari itu dosa . tapi aku tidak mugkin memulai karena masih ada sedikit rasa kesalku tapi aku  juga tidak ingin terus berada di posisi ini yang membuat rugi teman teman kelompok ku yang lainnya karena sikap ke tidak profesionalan ini , bismillah Allah memberikan petunjuk semoga kita menanggapinya dewasa.

"bagaimana mungkin kamu mengucapkan 
selamat tinggal kepada seseorang yang
tidak pernah memperdulikanmu? "
"kenapa tetes air mata ini berani jatuh
 demi seseorang yang tidak pernah 
memperdulikanmu?"
"kenapa kamu menginginkan sebuah 
persahabatann dengan seorang yang 
tidak memperdulikanmu?"



Rabu, 14 Oktober 2015

#kasihtaksantai

makin kesini makin terasa pedih nya . malam ini harusnya ada sedikit ucapan kata kata manis yang aku terima darimu tapi nyatanya tidak sama sekali , percakapan terakhir kita pun aku yang mengakhirinya . beberapa hari yang lalu aku sempat mengangkat telepon darinya , kita juga sedikit berbalas balas chat hingga akhirnya seolah aku yang mengakhiri , kamu tidak membalas pesan singkat itu lagi . aku mencoba berfikir posiitif dengan anggapan bahwa mungkin kamu sudah tidur dan mungkin akan kembali mengabari ku pagi hari sekali seperti dulu lagi tapi ketika aku bangun dipagi hari bukan pesan darimu yang ku temui , tidak ada kabar apapun darimu ! aku mencoba kembali berfikiran positif kembali dengan beranggapan bahwa kamu kehabisan pulsa dan akan kembali menghubungiku nanti tapi taukah kamu ? aku tunggu hingga matahari kembali tenggelam dan digantikan oleh bulan bintang yang terang dilangit , semua yang kutunggu tak kunjung datang tak kudapati sedikit pun kabar tentangmu

disini aku mulai sadar bahwa kamu sudah tidak lagi mencariku , bahwa kamu sudah tidak lagi memperdulikan aku dan sekarang hanya aku disini yang masih saja diam dengan penyesalan yang sudah terjadi .aku sudah berusaha untuk menghilangkan kamu dalam ingatan tapi semua sia sia , ikala sibuk pun aku tidak pernah melupakan kamu . aku masih bisa mengingatmu apalagi disaat aku sedang berdiam diri merasakan hati yang sedang rindu rindunya denganmu

aku bukan termaksud orang yang mudah melupakan . ketika harapan ku putus dan menyatakan gagal dalam melupakanmu , aku terus berharap bisa mendengar kata katamu ketika aku meminta maaf dan mempertanggung jawabkan semua ini. tapi semua tidak mungkin , kamu tidak akan lagi mengembalikan semuanya seperti dulu , kamu mungkin sudah menemukan wanita yang jauh lebih indah dan yang padti solehah lahir batin , masyaallah .

jika benar mengapa kamu terus berusaha hadir ketika aku mulai sedikit melupakan semuanya , dan mengapa kamu hanya membuat kegagalanku untuk melupakanmu lalu setelah itu kamu pergi lagi dan kembali melakukan yang sama ? apa maksud kamu menelpon aku di tengah tengah proses ku melupakanmu ?

kamu mungkin hanya rindu aku dua minggu sekali dan disaat rindu kamu menghubungiku setelahnya kamu pergi kembali dengan hawa yang saat ini sedang dekat denganmu , kamu tidak pernah tau bahwa aku merindumu sepanjang waktu tapi  aku tidak mungkin memulai sepertimu yang langsung menghubungiku ketika kamu rindu .

seberat inikah proses kita berpisah ? walau hanya dalam hitungan bulan kita berkenalan dulu
menyiksa batin setiap hari , menyikasa fikiran setiap waktu , membuat aku merasakan ketidak adilan dalam hidup karena hanya aku yang merasakan mempertahankan , karena awalnya aku percaya bahwa mempertahankan lebih mulia dari pada memperjuangkan  tapi semua tidak sesuai dengan kenyaaan

aku masih saja terus memposting tentangmu, aku masih saja terus stalking akun facebookmu , aku masih saja menyimpan fotomu dan tidak jarang aku lihati, aku masih saja terus membaca berulang kali pesan singkat kita bahkan aku terus berharap bahwa kamu kembali menghubungiku , dan yan jelas aku masih terihat lebay oleh teman temanku atau bahkan kamu yang membaca ini .biarkan itu menjadi harapanku  #kasihtaksantai

Rabu, 07 Oktober 2015

adam itu masih ada dalam hati

7 hari setelah kita lost contact , cuaca tangerang pada malam ini membuatku kehilangan gairah untuk membaca buku pelajaran yang akan menjadi mata pelajaran pada ulanganku besok . mata ku berhadapan dengan monitor laptop dikamar tidurku , membuka sosial media yang aku punya dan melihatnya secara bergantian hanya itu yang aku lakukan . ketika membuka blogger dalam sekejap pikiranku langsung teringat pada sosok adam itu

rasa itu perlahan mulai hilang dan kini yang aku takutkan ketika aku sudah benar benar menghilangkan semua itu , waktu akan mempertemukan kita , mempertemukan kita secara ketidak sengajaan di suatu tempat yang akan merusak semua usahaku untuk melupakanmu , dengan begitu aku bukan tidak berharap untuk tidak akan bisa bertemu dengamu tapi aku hanya takut rasa itu hadir kembali setelah aku melihat mu , melihat sosok libra yang aku yakini memiliki karisma yang kuat untuk menarik hatiku. aku mulai belajar melupakanmu dengan cara yang mudah , membalas chat pria pria yang sebenarnya tidak menarik bagiku

aku hilang arah untuk mencari tentangmu karena walau bagaimanapun aku ingin mengetahui bagaimana kabar adamku disana , aku mencoba mencari nama seorang temanmu di sosial media yang aku harap dia mengirimkan posting bersamamu namun semua tak ada hasilnya , aku tidak berani mencari lebih semua kabar mu karena aku takut melihat postingan temanmu itu adalah foto kamu bersama hawa lain , yang mungkin akan membuatku kembali bersedih . 

kamu tidak akan pernah tau rasanya jadi aku , jadi orang yang sulit mencari kabarmu. kamu juga tidak akan pernah tau bagaimana rasanya jadi orang yang diam diam menangisimu ketika membaca pesan singkat mu. aku memang bukan wanita cengeng untuk soal asmara , semua teman temanku pun mengetahui aku menutup rapat masalah percintaan hingga aku terkenal dengan sosok yang selalu menyendiri karena bagiku terlalu sulit untuk bercerita kepada orang lain dan aku lebih suka berbagi dengan tulisan lalu berharap kamu membaca dan mengerti semuanya ,memang tangisan yang aku keluarkan untukmu bukan tangisan air mata yang keluar secara langsung tapi tangis hati lebih pedih ketahuilah .

aku paham semua tulisan ku pada blog ini pun tidak akan ada artinya , kamu tidak akan memperdulikan ini , kamu hanya akan menganggapku anak kecil labil yang selalu menggunakan perasaan dalam segala sesuatu dan mempublikasikan hal yang kamu anggap sepele seperti ini . kamu tidak akan berfikir panjang untuk hal ini ,perasaan dan hatimu yang telah mati tak akan pernah mengerti . aku paham aku jauh dari kata tipe hawa idamanmu , astagfirullah perempuan sepertiku yang belum bisa dibilang sholehah ini tidak akan pernah cocok bersanding dengan pria se sholeh kamu, tidak akan pernah dan aku sangat sadar dari sejak awal berkanalan denganmu , hanya bodohnya saja aku terlalu cepat mengulurkan tangan ketika perkenalan kita dulu.

namun izinkan aku untuk tetap menulis semua tentang perasaan ini untukmu , sekali pun nanti ada faseya bukan lagi mencintai kamu melainkan membencimu , aku hanya ingin menenangkan hati dengan sedikit ketikan jemari ku pada blog ini. karena tuhan terlanjur memperkenalkan kita di sini , tuhan telanjur membuat aku mengagumi sosok dirimu namun semua dibatasi dengan kekuranganku yang sangat tidak aku inginkan bila kamu mengetahuinya

ketika aku sempat berfikir bahwa melepasmu pergi bukanlah masalah besar bagiku, aku akan menjalani hidupku seperti biasa seperti pada tulisan yang aku buat sebelumnya bahwa biasaku adalah terus denganmu dan aku mencoba menghilangkan anggapan bahwa biasa dalam ukuranku tidak ada hubungannya dengamu , namun ketika aku sedang mencoba membenarkan anggapan itu mengapa sekarang aku merasa paling kehilangan kamu ?

Kamis, 01 Oktober 2015

56 jam tanpa kabar

satu bulan lebih aku mengenal sosok Adam yang baik , tidak perlu ku sebut siapa namamu disini yang pasti kamu berhasil membuatku kembali bangkit dalam kesepian ini . sudah hampir empat hari ini kamu hilang kabar yah , jujur aku rindu banget baca chatan kamu yang kalau aku lama balesnya pasti kamu marah atau nuduh aku gak jelas, kalau pagi kamu yang bangunin aku buat sholat subuh dan kalau malem aku tinggal tidur gitu aja . dalam sehari gak pernah aku hitungin berapa banyak kita ngabisin waktu buat message an dari hal umum yang biasa orang orang bahas sampai hal yang gak penting selalu kita bahas.

dan malam ini rasa rindu itu hadir lagi, rasa rindu yang perlahan hilang tiba-tiba muncul gitu aja pas aku dengar suara dering ponselku yang berbunyi adalah panggilan masuk dari mu, saat itu aku lagi membantu mama mengerjakan pekerjaan dapur tapi tidak ku angkat panggilan itu walaupun mama meminta ku berulang kali untuk mengangkatnya ,aku punya seribu alesan mengapa aku tidak mengangkat teleponmu, dan saat dering ponselku sudah berhenti berbunyi aku langsung menggenggam telepon ku dan berharap kamu mengirimkan sedikit pesan singkatmu atau bahkan mms yang kamu kirimkan tentang keadaanmu saat itu , tapi hingga larut malam aku tunggu kabar dari mu nyatanya semua tak kunjung datang. dalam benaku terfikirkan mengapa kamu hanya mencari ku dalam satu kali panggilan masuk yang tidak ku jawab, mengapa tidak kau coba untuk berkali kali panggilan itu atau mencoba mengirimi ku message yang kuharap akan kubaca ?

sebenarnya kini aku tidak berharap banyak lagi padamu karena aku sadar siapa posisi aku disini, aku hanya anak kecil yang mungin tidak pantas untuk mengharapkan sesuatu yang lebih dari kamu.harapanku sebenarnya hanya ingin waktu berkenalan denganmu agak lebih panjang lagi . meskipun pembicaraan kita hanya sebatas chat dan sesekali suara ,namun aku merasa kita adalah kawan lama yang dipertemukan kembali entah untuk tujuan apa . setiap saat kita komunikasi melalui ponsel aku selalu berharap bisa menarik tanganmu dari ponselku merasakan seberapa luas telapak tanganmu . saat melihat fotomu , aku berharap bisa benar benar menatap matamu , melihat wajahmu , berbicara denganmu tidak hanya lewat ketikan tanganku ataupun suara di ponselku dan yang pasti berhenti untuk membayangkan bagaimana manisnya senyuman dari seseorang yang mempunyai tahi lalat dibawah bibir itu.

maafkan jika aku terlalu lebay menanggapi Adam yang sudah berusia 21 tahun ini. aku tidak perduli jika nanti kamu membahas semua drama awal ku dalam cerita ini , aku tidak perduli jika kamu menganggapku sudah kelewat batas bahkan aku tidak perduli sekalipun kamu memilih menjauh setelah kamu tau aku hanya lah anak smk yang jauh dari sepantaran umurmu yang selalu melibatkan perasaan dalam setiap kejadian yang kita lewati.mungkin setelah kamu baca ini nanti aku akan terlihat makin menyebalkan dimatamu jika kamu tau ada wanita yang belum kamu ketahui asal usulmu sudah lancang diam diam mencintaimu , sudah berani menyebut namamu disetiap berhadapan dengan sang pencipta, sudah berani memikirkan tentangmu bagaimana keadaan mu dan sedang apa kamu disana ketika aku sedang berdiam diri

tapi percayalah mulai saat ini aku akan mulai membiasakan diri untuk menghilangkan semua angan anganku pada seseorang yang baru saja ku kenal dengan ketidaksengajaan yang ku awali dengan drama kebohongan besar dan aku sadar ini salah , aku tidak tau harus memulai dari mana untuk menjelaskan siapa aku sebenarnya , ini semua alesan mengapa aku diam seribu bahasa , menjauh makin jauh saat kau kejar ,menghilang makin dalam saat kau galih walau kadang tak dapat kupungkri ada hasrat ku untuk membalas pesan singkat mu atau bahkan panggilan masuk mu , tapi semua itu aku tahan karena aku sadar aku tak bisa terus berdrama

saat ini kamu sudah boleh bilang aku labil.mengapa aku harus repot repot berdrama kalau tau ujungnya akan begini, menerima takdir bahwa memutuskan untuk meninggalkan saat sedang cinta cintanya adalah salah satu hal  yang bisa membuatmu lupa bahwa hidup harus tetap dijalani seperti biasa lagi. bagaimana jika biasa dalam ukuran aku adalah bisa merasakan terus berada disamping kamu dengan tak ada sedikitpun drama yang tersisa (sungguhan) dan tetap menggandeng tangan kamu ? maka aku sekarang akan berusaha sekuat tenaga untuk merubah anggapan bahwa biasa itu tidak berhubungan dengan kamu